Senin, 24 September 2012

nothing to saaaay

saat kata kata sudah tidak begitu berarti, lebih baik aku diam dan memperhatikan, berharap diamku bisa membuatku berarti, dan membuatmu mengerti.

Senin, 17 September 2012

sghuakhgrkahxekabkj

wegfkaehzmfauhfmoaufhasfhjaflksdg

depresi, dan gak tau harus ditumpahkan kemana, aku terbiasa apa apa bahagia sama dia, jadi cuma dia yang tau gimana aku aslinya, ya sama sih kalau nulis di blog sama aja keliatan orang juga, tapi kan jarang jarang orang liat blog, di twitter? kebanyakan yang punya kacamata sendiri, ngetweet begini, disangka begitu, ngetweet galau ntar dikira aku kelaian sama dia, iya sih, cuman aku gak mau orang tau, aku maunya show the world aku dan dia selalu baik baik aja, dan akhirnya ditumpahkan kesini aja lah, nanti di lap kalau tumpah.

ya kalaupun di twitter aku ada ngetweet yang sedih, itu gak lain gak bukan cuma supaya dia liat sih, kasarnya ngemis perhatian, soalnya sekarang suasana lagi gak mendukung, aku dia tiba tiba berantem karena mempertahankan ego masing masing, hahhh.

aku gak nyalahkan dia, lebih baik nyalahkan diri sendiri, mungkin aku yang terlalu lebay, aku yang terlalu berlebihan nanggapin hal hal kecil gak penting yang terlalu ganggu pikiranku, dari aku diem, sampe ngomong, sampe akhirnya emosi, dia juga ikutan emosi, aaaaaaaa! dulu aku cuek, dan aku bilang gak usah repot, dan sekarang sepertinya semua kebalik, yang berarti dia tau dengan pasti gimana yang aku rasain, gimana kata kata yang dia tau karena aku sayang dia, gak terlalu dianggap, disaat hal hal kecil yang bisa nyes nyes dia lakuin dengan santai, saat semua harga diriku aku hilangkan cuma untuk bisa kembali ke seindah kami yang biasa, gak begitu digubris, dia paham, dia paham dengan semua yang aku rasain saat ini, karena dulu, aku adalah dia di saat ini.

iya ini kalau dibaca pasti lebay, tapi cuma orang galau yang bisa bikin tulisan seperti ini, kebangun tengah malam, gak bisa tidur, mencoba tenang dengan banyaknya pikiran yang mengganggu, dan akhirnya ter argh sendiri, dan dia pasti paham dengan keadaanku saat ini.

aku sama sekali gak pengen ada tulisan seperti ini dalam hidup kami, cukup, gak usah ada lagi, karena kalau ada tulisan begini, berarti kami sedang dalam keadaan yang gak kami banget, halah, begitu lah pokoknya.

masih sama kayak post yang sebelumnya, aku terbiasa menyalahkan diriku sendiri, supaya kami baik baik saja, meredakan semua emosiku agar dia merasa aku sangat menghargai hubungan kami ketimbang emosi yang menghancurkan, mendahulukan dia agar dia merasa dia yang paling aku tunggu, sadar dengan apa yang dia tidak suka dan menjauhinya, dengan segala kesalahanku di masa lalu, aku tunjukkan kalau aku bisa dipercaya, dan aku mencoba sekuatnya untuk bisa menjadi yang terbaik untuk dia.

kadang datang saat saat seperti ini, saat dimana semuanya seperti memberikan aku tekanan dan aku sangat sangat membutuhkan pelukannya, dan kenapa kami masih terjebak dalam keadaan seperti ini?

masalah kampus, masalah dirumah, masalah bla bla lainnya, gak ada yang tau gimana rapuhnya aku tanpa dia, yang aku butuhkan itu pelukan, kata kata yang menenangkan seperti biasa, bukan kata yang setajam pisau.

aku, gak mood karena banyak masalah, jadi emosi, dia karena aku emosi, jadi emosi juga, terus kudu piye T______T dear, I'm not that strong, I'm not strong enough to face it all alone T_______T

saat beberapa hal yang aku gak suka, yang berbeda dengan jalan kita yang dari dulu udah nuntun kita sampai saat ini, aku cerita ke dia baik baik, berharap dia mengerti, dan meleburkan pandangankku dengan pandangannya jadi satu, tapi gak digubris, aku cerita dengan nada agak tinggi, malah tambah parah, dan aku mencoba diam, tapi gimana diam bisa berhasil kalau aku ngomong pun tetap gak ada artinya.

saat kata kataku sudah tidak begitu berarti, apakah aku lebih baik diam dan memperhatikan, berharap dalam diamku, kamu bisa sedikit mengerti, dan aku bisa sedikit lebih berarti.

tapi aku dan dia sama sama paham, masalah apapun itu, buktinya kami bisa bertahan sampai saat ini, mungkin ini cuma emosi sesaat, aku dan dia, terbiasa untuk bahagia.

saat ini, yang paling aku butuhkan tiada lain adalah pelukanmu, sayang.

Minggu, 16 September 2012

nyanyi nyanyi

haaaa, kembali lagi kesini, gak kebiasa curhat di jejaring sosial dan antek antek lainnya, karena orang bisa menyimpulkan apa aja yang bahkan mereka gak tau pasti, katanya ratu daster, aku selalu pake topeng kecuali sama dia, satu satunya orang yang kupercaya untuk tau gimana aku dibalik semua tawaku.

kenapa balik lagi kesini? ya berarti si dia lagi tidak dalam keadaan yang memungkinkan, mungkin saya juga, bentar ya nyanyi dulu.


"Datanglah Sayang Dan Biarkan Aku Berbaring
Di Pelukanmu, walaupun 'tuk Sejenak
Usaplah Dahiku Dan Kan Kukatakan Semua

Bilaku Lelah Tetaplah Di Sini
Jangan Tinggalkan Aku Sendiri
Bilaku Marah Biarkan Ku Bersandar
Jangan Kau Pergi Untuk Menghindar

Rasakan Resahku Dan Buat Aku Tersenyum
Dengan Canda Tawamu,walaupun Tuk Sekejap
Kar'na Hanya Engkaulah Yang Sangggup Redakan Aku"


iya, aku cuma dan hanya mengandalkan dia, dengan semua tingkahnya, dengan segala dirinya yang entah bagaimana caranya dia bisa menghilangkan lelahku.

tapi akhir akhir ini suasana gak seindah biasanya, aku emosi karena ada beberapa masalah, dia keikut emosi juga, akhirnya semuanya makin semrawut, makin argh gitu lah bilangnya anak gaul, nyanyi lagi ah.


"Sedang selalu saja
Khilaf yang kecil mengusik
Bagai angin berhembus kencang
Goyahkan kaki kita

Genggam tanganku jangan bimbang
Tak usahlah lagi dikenang
Naif diri yang pernah datang
Jadikan pelajaran, sayang"


Nah iya, kadang masalah masalah kecil yang aku pikir gak penting, dan aku yakin dia juga pasti mikir gak penting, bisa jadi gede, bikin semua bahagia, semua tawa terasa memburam, ya karena nila setitik rusak susu sebelanga, kesian juga sih si nila, susunya sampe rusak.

kenapa malah ngomongin susunya nila ini, masalah kecil tadi, aku orangnya emosian, dia pun begitu, dan dua duanya dalam keadaan error akhirnya blah! berantem, dan masuk kedalam zona bete betean, dua duanya bete, makanya saya balik kesini, ke blog sweet blog, soalnya dia, sedang dalam keadaan yang tidak kondusif, halah.

dia pernah bilang, "without caring, love is boring." yang artinya, dilarang merokok di pom bensin, eh salah, tanpa perhatian, cinta membosankan, bener, perhatian gak cuma bilang kamu jangan lupa makan ya, jangan pulang kemaleman ya, jangan makan racun tikus ya, tapi perhatian lebih ke gimana seseorang memperhatikan hati, apakah yang dilakukan bisa menyakitkan atau bisa menyenangkan, perhatian, lebih kompleks daripada sekedar memperhatikan.

mungkin aku berlebihan dalam mengartikan perkataan dia yang diatas tadi, perhatianku terlalu berlebihan, atau mungkin juga dia yang mungkin sekarang sedikit berubah, sehingga semuanya bisa sampai sekacau ini.

dan semua kata katanya yang dulu, gak tau kenapa rasanya malah pas dengan aku yang sekarang, disaat dia mengharapkan balasan perhatian yang aku anggap sepele dulu, yang aku cuek dulu, sekarang kayaknya kebalik, dan ayo nyanyi lagi.


"Ku tak bisa merubah yang telah terjadi
Tapi aku akan menjanjikan yang terbaik

Pernah kita jatuh
Mencoba berdiri
Menahan saki dan menangis
Tapi arti hidup lebih dari itu
Dan kita mencoba melawan"


dulu, aku punya banyak salah, dan dia berhasil memperjuangkanku sampai ke tahap ini, ke saat ini di saat sekarang aku pikir betapa bodohnya aku dulu, terimakasih ya kamu, aku sayang kamu, bilangnya total recall, masa lalu itu sebuah konsepsi pikiran, semuanya adalah bagaimana kau menghadapi masa depan.

aku memang gak bisa ngilangin semudah itu semua salahku dulu, di masa lalu, tapi aku menjanjikan aku akan jadi yang terbaik, mungkin karena itu aku terlalu bersemangat dan akhirnya jadi berlebihan, maaf, segalaku cuma ingin nunjukkan kalau aku serius, aku bisa dipercaya dan aku bakal nunjukkin apa yang udah aku katakan, kalau caraku salah, di dalam emosinya dia, aku harap dia tau aku begitu karena aku sayang dia.

aku dan dia sudah pernah jatuh, lalu bangkit lagi, entah berapa kali, melewati air mata, canda, masalah yang bahkan kita pikir gak bakal sanggup kita lewatin, dan itu mengagumkan, dengan segala mimpi kita, aku gak mau emosiku, emosi miliknya menghancurkan semua mimpi.

di dalam "caring" ku tadi itu, mungkin dia merasa terganggu, dari aku yang diem, udah mulai ngomong, sampe sekarang bener bener emosi dua duanya, dan yaaa itu tadi, berantem.

dan kata katanya dulu, "When I was tired of trying to share what I mean, I prefer to be silence. Not because I'm afraid you won't hear me anymore, but I held my selfishness to make everything just fine. Because I believe, dear.. If you love me sincerely, you will not let me cry, begging you please care about my feelings, as before."

apa yang dia rasakan dulu, sekarang kebalik, apa yang dia katakan dulu, adalah apa yang ingin aku katakan sekarang.

perhatian tadi, bagaimana caranya kamu bisa memeluknya dari hati ke hati.

di saat satu pihak emosi, satu pihak lain bisa menenangkan, di saat satu pihak salah, tanpa memperdulikan benar atau salah, dan saling memaafkan, lalu menjadi sosok apapun yang dia butuhkan, karena ingin membahagiakan sebuah "kita".

tapi gimana, kalau semua perhatianku dia anggap sebagai gangguan?

aku harus nahan semua emosiku, karena satunya orang yang aku andalkan untuk berkeluh kesah itu cuma dia.

aku harus nahan semua emosiku, karena aku takut dia ngejawabnya dengan emosi, bukan mencari solusi.

lebih mudahnya, perhatian adalah, saat keduanya saling memperjuangkan.

aku gak mau kata terserah keluar dari mulutku, itu sama aja putus asa, gak ada yang bilang ini bakal mudah, jangan mudah menyerah.

aku percaya, suatu saat nanti, dia bakal ngerti, dia sudah menyadarkan aku, dan semoga aku bisa menyadarkan dia.

pinjem dari kata kata di pelem radit dan jani, "Bahagia itu kita yang ciptain, bukan mereka. Mereka gak tau gimana kita. Kita kan selalu berdua dan gak akan ada yang pernah bisa misahin kita, kita punya cara kita sendiri dan kita punya dunia kita sendiri. Aku sayang kamu, bodoh."

dan aku dan dia kayaknya persis seperti itu, dari dulu kita ngejalanin semuanya dengan cara kita sendiri, dengan cara yang orang lain bahkan gak mengerti, dengan cara yang bisa ngebuat iri orang lain ngeliat kebahagiaan kita, dan tidak ada masalah sampe sekarang.

jangankan cerita, nama aja sama, radit dan jani, adit dan rani, halah, ahahaha, yok nyanyi lagi.


"Looks like we made it
Look how far we've come my baby
We mighta took the long way
We knew we'd get there someday

They said, "I bet they'll never make it"
But just look at us holding on
We're still together still going strong

Ain't nothin' better
We beat the odds together
I'm glad we didn't listen
Look at what we would be missin"


kita tau kita bakal berhasil, apapun itu, aku dan dia, sudah jadi lebih kuat daripada mike tyson yang bergabung sama chris john.

dan kita, terus menerus jadi kita yang lebih baik, amiiin.

yok nyanyi lagi.


"I'll be by your side, you know I'll take your hand
When it gets cold
And it feels like the end
There's no place to go
You know I won't give in
No I won't give in

Keep holding on
'Cause you know we'll make it through, we'll make it through
Just stay strong
'Cause you know I'm here for you, I'm here for you
There's no other way when it comes to the truth
So keep holding on
'Cause you know we'll make it through, we'll make it through

With you by my side I will fight and defend
I'll fight and defend."


karena kita adalah prioritas, dan yang terbaik hanyalah apabila kita bersama.

Rabu, 15 Agustus 2012

us

heh kamu, baca sampe abis.

".. yng, mungkin saat ini kita emang lagi banyak masalah, aku yakin semua masalah ini cuma masa transisi kita ke kita yang lebih baik, kadang aku ngerasa kesal, aku selalu mikir, kalau cuma kamu yang bisa bikin aku bahagia, cuma kamu yang bisa bikin aku down, semuanya cuma kamu. kapanpun masalah nyerang kita, aku tetap ingat kok, kita terbiasa untuk ketawa bareng, walaupun ada masalah, aku yakin itu cuma pembelajaran, aku tetap dan akan selalu ingat kalau aku kamu, kita, memang ada untuk gak jauh jauh dari yang namanya senyuman, aku sayang kamu, sayaaaaang betul, maaf ya syg kalau aku sering bikin kamu bete, aku usaha kok nda mau bikin kamu murem gitu, kan aku mau bahagia terus, kita nda cocok marahan, aku butuh suci, suci yang nenangin aku, maaf yng, maaf kalo aku terlalu banyak minta maaf. mau peluk kamu, jangan sedih.. gak mudah untuk sampai ditahap ini, tapi kalo kita bisa sejauh ini kenapa gak diterusin, sampai lamaaa betul, kepada suci asmarani, bahwa saya, sangat menyayangi anda sedalam dalamnya hati saya, pulukterus.."

"bukan berarti aku semudah itu nyerah kalah perjuangin hubungan ku sama dia, and kicked those people out of our life.. pertahanin hubungan kita, aku tulus, semua sakit hati urusan belakang, we could work it out somehow."

"konsep awal berpisah, sama-sama belajar, untuk kembali setelah pribadi kita lebih baik. What the fuss is all about? What the hell this break suppose to mean? seharusnya kita belajar untuk siap kembali dengan komitmen baru yang lebih baik kan."

"waktu kita ketawa karena kita, bangga karena kita, Semua waktu aku sama dia, bahagia.. semuanya terlalu berharga untuk dilepas gitu aja."

"eiffel, with you, someday, for sure."

"aku bakal selalu ngejaga ngelindungin kamu yng walaupun kadang kamu gak sadar aku begitu."

"dari awal semua perkataanku kelakuanku nunjukkin kalau aku serius sama kamu, kalau aku terlalu takut kamu gimana gimana, maaf yng, itu semata-mata cuma karena aku terlalu sayang sama kamu. tapi dari lubuk hatiku yang paling dalam, walaupun kadang diselimutin sama kecemburuanku, aku percaya sepenuhnya sama kamu."

"Bagaimanapun lebihnya orang lain, aku lebih menyayangi kita yang sebagaimana kita, semua canda tawa kebahagian kesedihan yang udah kita lewatin sama-sama. Gimana kita gak pernah bosen ketemu tiap hari, gimana kita tampar-tamparan, cium ketek, bloon nya aku, bloon nya kamu, semuanya udah bikin kamu sosok yang sempurna buat aku."

"Aku tau sayang cerita cinta kita ini berat, rumit, tapi aku yakin kalau kita bertahan, cinta ini milik kita, seh pret, bagaimanapun jadinya kita nanti, segala perjuanganku buat kamu yng, gak akan pernah aku sesalin."

"waktu terlalu berharga untuk dibiarkan berlalu begitu aja tanpa senyum, canda, dan tawa karna mu. bahagia itu, aku dan kamu. kita."

"Semuanya, aku yakin, cuma cobaan untuk untuk bisa jadi lebih baik. sekarang, kita sudah jadi kita yang lebih kuat, lebih kuat menghadapi semuanya, lebih kuat ngejalanin cerita kita."

"Dengan segala perkataanku, kelakuanku, kebodohan kita, kebahagian kita, beribu kata yang bisa menjelaskan perasaanku kepadamu, aku pilih, aku sayang kamu."

"makasih yng, udah jadi orang yang bisa ku percaya dalam segala hal. selamat ulang tahun aditku. aku sayang kamu :* "

"tegas kalau semua hal yang bisa dunia sebutkan, semua bla bla bla yang bisa di tulis, semuanya di selimuti dan di jelaskan oleh 3 kata, aku sayang kamu."

"ada sesuatu yang berubah, tidak baru, kembali seperti semula, tetap mengembangkan senyuman, namun lebih kuat, kita, lebih dari kita yang sebelumnya, kita yang jauh lebih kuat."

sebelumnya saya bilang "kalau sayang itu, pertahankan, jaga semampunya, tapi selama pantas untuk dipertahankan", tapi sepertinya saya salah, itu omongan seseorang yang dalam posisi emosi yang labil, yang gak teratur, jika seseorang punya sayang yang nggak dangkal, dia bakal ngomong "kalau sayang sama seseorang itu, perjuangkan"

"aku benci bagian dimana cinta harus di ulang dari awal, dimana kebiasaan kita harus diubah, kita harus ulang kenalan lagi, harus ulang pedekate bla bla bla, ngulang yang sebenarnya gak mau kita ulang karena aku sudah terbiasa dengan kamu, ya, aku benci bagian itu."

"kamu, sampai nanti, sampai waktu yang tidak diketahui"

"dengan segala kekuranganku, aku sayang kamu."

"aku yakin aku bisa mencintaimu lebih dari siapapun."

"dan sekarang aku tau, masalahnya bukan denganmu, tapi, tanpa kamu."

"you've got a busy day today, I always forget to tell you I love you, I loved you from the very first day."

"kalau mencintaimu itu aneh, aku rela jadi orang paling aneh di dunia."

"udah ya dit, kita musuh mulai sekarang, jadi gak usah ngubungin aku untuk 5 menit kedepan."

"buat ngeganti posisimu dengan orang lain, aku gak mau, posisimu sudah terlalu kuat, aku takut semua kenangan kelakuan kita dirusak sama orang lain, aku gak butuh orang kayak kamu, aku butuh kamu."

"mimpi ada untuk dijadikan kenyataan, dan cinta, ada untuk dipertahankan."

"cinta memang nerima apa adanya, tapi kalau bisa ngebuat kita lebih baik, gak ada salahnya berubah."

"aku sayang kamu kebangetan yng, aku takut, aku takut kamu mulai berubah."

"yng aku mau kayak dulu bahagia terus sama kamu, jangan ada marah marah, aku ndamau, aku udah jaga supaya kita stabil aja, mudahan kamu juga, yaaah."

"yng aku sayang kamu, walaupun kamu lebay dan pujungan emang gue pikirin, ahaha."

"nda lapar sih, cuma kangen aja."

"buat apa kita stop dulu kalau tujuannya memang kedepan?"

"aku mau perhatiin film bilangmu kan kamu jarang di scene, sekalinya sampe di zoom ke upilmu gin ada yng."

"yng yng, minta ijin boleh nda :| aku mau pacarin anak ipa5 dia pintar pake soal nya sama dengan aku :|"

"yng, aku sayang kamu loh, padahal aku munyak sama kamu, tapi sayang.."

"aku mana bisa soswit soswit yng, aku sayang kamu gak pake kata kata kaya kamu, tapi bisa kamu liat sendiri :$"

"kita tidak menjauh, tidak sama sekali, kita hanya perlu di ingatkan bagaimana kita dulu."

"jangan ada yang berubah ya, kita gini aja terus."

kadang emosi, egois, menyelimuti semuanya, membutakan perjalanan, kalau suatu saat, salah satu dari kita ingin menyerah, aku sudah persiapkan tulisan ini untuk buat entah aku, atau kamu, paling tidak, sadar.

aku sayang kamu, kamu juga kan, sayang?

kita belum dinner loh dibawah menara eiffel :p